4 Pondasi Kepemimpinan Efektif

Jika anda ingin menjadi seorang pemimpin yang efektif, maka ada 4 hal yang harus anda ketahui, yaitu :

# Leader

Anda harus memahami siapa diri anda, apa yang anda tahu, dan apa yang dapat anda lakukan. Juga, perhatikan bahwa ia adalah pengikut, bukan pemimpin atau orang lain yang menentukan jika pemimpin itu berhasil. Jika mereka tidak percaya dengan pemimpin mereka, maka mereka tidak akan terinspirasi. Untuk menjadi pemimpin yang efektif, anda harus mampu meyakinkan pengikut anda.

# Followers

Setiap orang memerlukan gaya kepemimpinan yang berbeda. Misalnya, karyawan baru memerlukan pengawasan lebih ketat dibangdingkan karyawan yang sudah berpengalaman. Begitu juga dengan orang yang memiliki motivasi tinggi berbeda dengan orang yang kurang termotivasi. Anda harus tahu kebutuhan, emosi, dan motivasi pengikut anda,

# Communication

Anda berkomunikasi dalam 2 arah, dan lebih banyak menggunakan nonverbal. Keterampilan berkomunikasi anda memiliki potensi untuk meningkatkan kehangatan atau bahkan menyakiti pengikut anda. Penguasaan komunikasi itu penting!

# Interaction

Semua situasi berbeda. Apa yang Anda lakukan dalam satu situasi tidak akan selalu bekerja di negara lain. Anda harus menggunakan penilaian Anda untuk menentukan tindakan yang terbaik dan gaya kepemimpinan yang diperlukan untuk setiap situasi. Sebagai contoh, Anda mungkin harus menghadapi seorang karyawan untuk perilaku yang tidak tepat, tetapi jika konfrontasi terlalu terlambat atau terlalu dini, terlalu keras atau terlalu lemah, kemudian hasilnya dapat terbukti tidak efektif.

Jika anda menguasai ke-4 pondasi diatas, maka bisa dipastikan anda akan menjadi seorang pemimpin yang efektif,. Namun keinginan untuk selalu belajar dan bertindak yang akan menentukannya.

Comments

  1. mengenal karakter dan kepribadian kita menjadi salah satu modal yang membedakan setiap pemimpin.

Trackbacks/Pingbacks

  1. [...] kita adalah pemimpin, apakah dalam lingkup negara, perusahaan, organisasi, keluarga, dan bahkan pemimpin bagi diri kita [...]

Speak Your Mind